Petugas Gabungan Sisir Sungai Rawara, Pencarian Iptu Tomi Marbun Belum Ada Titik Terang

Friday, 25 April 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan menyusuri Sungai Rawara, Distrik Moskona, Papua Barat dalam misi pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun. (Istimewa)

Petugas gabungan menyusuri Sungai Rawara, Distrik Moskona, Papua Barat dalam misi pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun. (Istimewa)

PAPUA–Empat bulan sudah pencarian, keberadaan Iptu Tomi Marbun, personil Polri asal Pematangsiantar, Sumatera Utara yang hilang saat menjalankan tugas operasi penangkapan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat, 18 Desember 2024 lalu, belum juga diketahui rimbanya.

Kini, tim gabungan kembali menyusuri aliran Sungai Rawara hingga Kampung Yakora, Distrik Moskona, dalam operasi tahap ketiga.

Namun di balik upaya itu, keluarga Iptu Tomi—terutama sang istri, Riah Tarigan—masih menyimpan luka dan pertanyaan. Sebab, pencarian sebelumnya dihentikan begitu saja tanpa penjelasan utuh. Versi demi versi berubah, sementara kebenaran semakin kabur.

“Saya hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada suami saya,” ujar Riah dalam aduan ke Komisi III DPR RI pada 17 Maret lalu.

Iptu Tomi dilaporkan hilang karena tergelincir dari longboat yang ia tumpangi saat memimpin penangkapan terhadap DPO KKB, Marthen Aikinggin. Namun sejak saat itu, informasi terus simpang siur.

Ada yang menyebut perahu terbalik, ada yang mengatakan ia jatuh dan tak disadari oleh rekan, bahkan sempat dilaporkan orang lain yang hilang. Lebih ganjil lagi, handphone dan barang pribadi Tomi sudah dikembalikan ke keluarga—meski jasadnya belum ditemukan.

Kebingungan keluarga inilah yang kemudian memantik desakan dari DPR. Anggota Komisi III Gilang Dhielafararez menegaskan bahwa negara tak boleh lepas tanggung jawab atas hilangnya aparat saat menjalankan tugas negara.

“Ini soal hak asasi manusia. Negara wajib melindungi abdi negaranya. Penghentian pencarian tanpa hasil adalah bentuk ketidakadilan bagi keluarga korban,” ujar Gilang.

Kini, tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, Basarnas, hingga instansi terkait kembali bergerak. Operasi dipimpin langsung oleh Iptu Stenli A Marani, dengan 21 personel dibagi dua regu menggunakan lima longboat untuk menyisir sisi kanan dan kiri Sungai Rawara. Mereka juga didukung alat berat seperti helikopter dan drone.

Namun medan tidak mudah. Cuaca Papua yang cepat berubah dan derasnya arus sungai menjadi tantangan besar. Meski begitu, pencarian terus dilanjutkan—dengan satu tekad: membawa pulang kepastian bagi keluarga Iptu Tomi.

“Kami tak akan berhenti. Ini bukan hanya soal prosedur, tapi soal rasa kemanusiaan,” ujar Stenli.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Eddizon Isir mengingatkan seluruh personel untuk tetap waspada dan teguh dalam prinsip tugas negara. Namun, keluarga dan publik kini berharap lebih dari sekadar imbauan: mereka ingin kejujuran, kejelasan, dan keadilan.

Operasi pencarian ini bukan hanya soal menemukan jasad atau jejak Iptu Tomi. Ia kini menjadi simbol tuntutan pada negara: agar tak lagi membiarkan aparat hilang dalam diam, tanpa kepastian, tanpa penjelasan, tanpa tanggung jawab.***

Facebook Comments Box

Penulis : Tra Ginting

Sumber Berita : JPNN

Berita Terkait

Green Policing Polda Metro Jaya: Kapolda Minta Personel Jadi Teladan Lingkungan Sebelum Ajak Masyarakat
Kapolda Metro Ingatkan Pamen, Kepercayaan Publik Tak Cukup dengan Slogan
Hanya Butuh 24 Jam, Ditreskrimum Bekuk Komplotan Pembunuh Sadis Gadis Belia di Jatinegara
Layaknya Guru di Kelas, Kapolda Dadang Ajak Siswa Bercerita tentang Arti Persahabatan dan Cita-cita
Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira
Tiga “Tor” di Polda Metro: Dadang Konseptor, Adex Eksekutor, Media Monitor
Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 15:04 WIB

Dari Kampung Ambon ke Boncos, Perang Narkoba Tak Cukup dengan Gerebek

Friday, 2 October 2026 - 04:42 WIB

Tiga Legislator Gerindra Terciduk Pesta Narkoba, Ujungnya Restorative Justice

Tuesday, 22 September 2026 - 14:42 WIB

Polres Jakpus Sita 20,5 Kg Sabu Jaringan Timur Tengah di Parung, Kurir Diringkus

Tuesday, 22 September 2026 - 02:30 WIB

Razia Gabungan Lapas Pemuda Tangerang, 137 Pegawai dan WBP Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkotika

Monday, 14 September 2026 - 14:47 WIB

Tergoda Upah Puluhan Juta, Pria Asal Medan Terjerumus Jadi Kurir 5 Kg Sabu

Monday, 14 September 2026 - 07:51 WIB

Dari Mobil Dinas ke Jaringan Malaysia, Advokat Perempuan Diduga Jadi Mata Rantai Narkoba

Thursday, 10 September 2026 - 15:03 WIB

Sindikat Narkoba Bersenjata Api di Bekasi Jadi Sinyal Merah bagi Aparat

Thursday, 3 September 2026 - 15:34 WIB

Razia Malam di Tamansari Ungkap Peredaran Obat Keras, Polisi Kejar Dua Pemasok

Berita Terbaru

Ragam

Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan

Thursday, 15 Oct 2026 - 14:23 WIB