Tanpa Uji Kompetensi, Urus SIM di Satpas Tangerang Kota Cukup Modal Duit dan Copy KTP

Friday, 19 June 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG KOTA–Kabar burung yang menyebut Surat Ijin Mengemudi (SIM) bisa diperoleh di Satpas SIM Tangerang Kota tanpa ujian teori maupun praktik ternyata bukan isapan jempol, tapi memang benar adanya.

Setidaknya penuturan dua pemohon SIM berikut, sebut saja namanya Ahmad dan Andi (bukan nama sebenarnya) membuktikan bahwa di Satpas SIM Tangerang Kota masih ada ‘loket terselubung’ yang membebaskan pemohon SIM dari ujian teory dan praktik.

“Untuk SIM A, masing-masing kami diminta menyiapkan uang Rp 750 ribu. Padahal kan harga resminya hanya berkisar Rp 250 ribu. Nggak apalah bayar lebih, yang penting urusan lancar,” kata Ahmad dan Rudi saat berbincang dengan media ini lokasi, pada Kamis (17/6) dini hari,

“Tadi kami hanya diminta menyiapkan beberapa lembar foto copy KTP. Setelah itu foto. Tidak ada ujian teory maupun praktik dan menunggu sekitar 30 menit, SIM sudah jadi,” tutur Ahmad.

“Kalau tanpa bantuan orang dalam kita harus ujian segala macam, seperti ujian praktik, urusannya jadi ribet pak karena belum tentu juga langsung lulus. Begini kan lebih enak, 30 menit, SIM sudah jadi,” timpal Rudi.

Ketika ditanya, kedua warga Tangerang yang mengaku bekerja di sektor swasta ini tidak merasa bersalah meski memperoleh SIM dengan cara kongkalikong dengan calo yang bermufakat dengan oknum petugas.

“Kami justru merasa beruntung ada yang membantu. Lagi pula kan kami sudah membayar mahal, jadi wajar dong dapat pelayanan istimewa,” kata keduanya.

Ahmad dan Rudi mendatangi kantor Satpas di pagi hari, sebelum jam kerja. Kata mereka, saat pagi buta, tak ada antrian, proses pengurusan pun dapat berlangsung lebih cepat dan efektif bila dibandingkan jam pelayanan reguler.

Untuk memudahkan warga yang memiliki waktu terbatas, Satpas SIM Tengerang Kota memberikan pelayanan di luar jam kerja, tepatnya dimulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 07,00 WIB.

Tidak Terkejut

Ketua Indonesia Traffic Watch Edison Siahaan mengaku, dirinya tidak terkejut jika ditemukan ada praktik percaloan di lingkungan Satpas SIM Tangerang Kota.

“Praktik percaloan di lingkungan tidak hanya terjadi di Tangerang Kota tapi juga di Satpas lainnya. Ini kan seperti penyakit lama yang tidak kunjung sembuh,” cetusnya.

Edison mengakui, praktik curang di lingkungan Satpas SIM memang sulit ditertibkan karena antara pemohon SIM dan para oknum, apalagi calo, sudah terlanjur saling membutuhkan.

“Calo, entah itu disebut biro jasa atau yang lainnya, diberi ruang oleh oknum untuk menjaring pemohon SIM. Sementara itu masyarakat pun tidak keberatan meski membayar lebih asal diberi kemudahan,” katanya.

Edison mengatakan, dirinya meyakini praktik percaloan di lingkungan Satpas SIM pada gilirannya akan menghasilkan pengemudi yang tidak kompeten.

“Lha, akhirnya begini loh, bagaimana mungkin kita mengharapkan tertib berlalu lintas terwujud jika warga mendapat SIM bukan berdasarkan kompetensi ? Bisa-bisa orang-orang yang ‘membeli’ SIM lewat calo itu nantinya menjadi horor di jalan raya,” tandasnya.

Edison mengatakan, Satpas SIM adalah etalase wajah Polri, bukan tempat untuk mencari cuan. Menurut mantan Ketua Wartawan Polri ini, sudah saatnya Satpas ditertibkan dengan hati yang tulus dan kesungguhan.

“Setahu saya pimpinan di lingkungan Satpas SIM adalah perwira pilihan. Mereka rata-rata lulusan Akademi Kepolisian. Nah, sebagai calon pemimpin Polri masa depan, tentunya mereka berniat membenahi Satpas,” katanya. (Jef)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tahanan Polsek Jatiuwung Tewas, JMP Minta Kapolsek dan Kapolres Metro Tangerang Dicopot
Polri Minta Tambah Anggaran Rp66,1 Triliun, JMP: Jangan Sampai Anggaran Bengkak Pelayanan Jalan di Tempat
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polisi Himbau Mahasiswa Pengunjuk Rasa Waspadai Penumpang Gelap
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Sebut Jenderal Sigit Kapolri Terbaik Sepanjang Masa
Perkuat Program Jaga Jakarta, Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Gelar Dialog Dengan Warga Jakbar
Usung Program Jakarta On The Spot, Kabid Humas dan Dirreskrimsus PMJ Gelar Layanan Interaktif Dengan Warga Cikarang Barat
IPW Sebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Bauksit
SETARA Institute: Pembubaran Perkemahan Remaja Ahmadiyah di Karangnganyar Bukti Negara Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 21:41 WIB

Kapolri Diminta Turun Tangan! Ada Dugaan Monopoli Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Korlantas

Wednesday, 20 May 2026 - 10:21 WIB

Laporan Kasus Dugaan Penipuan Menyeret Nama Ketua PN Kutai Barat Mangkrak 2 Tahun di Polda Metro Jaya

Wednesday, 20 May 2026 - 04:15 WIB

Mendadak Presiden Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Ada Apa ?

Friday, 15 May 2026 - 13:44 WIB

Nongkrong Sambil Tenggak Miras, 4 Remaja di Tangerang Selatan Terjaring Patroli Brimob

Friday, 15 May 2026 - 13:28 WIB

Kepergok Intip Wanita Mandi di Toilet, Bujangan Mesum Digiring ke Polsek Muara Baru

Thursday, 14 May 2026 - 21:32 WIB

Ratusan Tas Lululemon Dicuri di Kargo Bandara Soetta, Polisi Tangkap 3 Tersangka

Wednesday, 13 May 2026 - 17:47 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Larangan Pemutaran Film “Pesta Babi” di Ternate

Monday, 11 May 2026 - 15:49 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penadahan Ribuan Unit Motor Curian di Kemandoran

Berita Terbaru