Perkara Judi Tembak Ikan di Deli Serdang Dibawa ke Mabes Polri, AKTA Sebut Ada Pembiaran

Thursday, 11 June 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Kelompok masyarakat sipil dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mendesak Kapolri agar mengevaluasi Polresta Deli Serdang terkait maraknya aktivitas perjudian di wilayah tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, AKTA yang berunjuk rasa di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/6), menuntut agar Kapolresta Deli Serdang dan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Deli Serdang dicopot.

“Copot Kapolres Diduga Pembekap Judi” dan “Copot Kasat Reskrim Diduga Menjadi Pengepul Judi”. Demikian bunyi poster yang dibentangkan para pengunjuk rasa.

Pimpinan aksi massa, Saipul Adam saat berorasi, tanpa tendeng aling-aling menuding maraknya praktik perjudian di wilayah Deli Serdang akibat adanya pembiaran dari aparat penegak hukum. Karena itu, Saipul meminta Mabes Polri turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan keterlibatan oknum kepolisian.

“Jika memang Polri serius memberantas perjudian, maka dugaan keterlibatan oknum aparat harus diusut secara transparan. Jangan sampai Deli Serdang menjadi surga bagi praktik perjudian yang merugikan masyarakat,” teriak Saipul.

Lebih jauh, AKTA meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian di Kabupaten Deli Serdang.

Menurut mereka, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap anggota kepolisian yang diduga menyalahgunakan kewenangannya.

“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah institusi kepolisian,” ujar Saipul.

Praktik perjudian di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara telah lama menjadi sorotan publik. Di wilayah tersebut, judi darat, terutama mesin ketangkasan tembak ikan nyaris bebas beroperasi, sebut misalnya daerah Tanjung Morawa, Talun Kenas, Sunggal, dan kawasan sekitarnya.

Warga sekitar yang merasa resah pun berspekulasi, maraknya praktik perjudian justru karena ada pembiaran oleh oknum aparat dan pihak berwenang.

Hingga berita ini ditulis, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana maupun pihak Subbid Paminal Bidpropam Polda Sumatera Utara belum memberikan tanggapan atas tudingan yang disampaikan massa aksi. Upaya konfirmasi yang dilakukan pun belum memperoleh respons.(jp)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Charlie Chandra Soroti Pembatalan SHM 5/Lemo dan Terbitnya SHGB Baru
Satgas Pangan Polda Metro Turun ke Pasar, Harga Beras di Ciracas Sesuai HET
Korban MBG di Karo, Febiona, Juara Kelas yang Kini Berjuang Pulihkan Ingatan
Catatan Kritis SETARA Rusuh 27 Agustus: Hak Demonstrasi Warga Harus Dilindungi
Polda Metro Jaya Bertabur Bintang: Pangkat Naik, Pelayanan Harus Ikut Naik
Kapolda Sumbar: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Integritas Insan Bhayangkara
Korban Keracunan MBG Belum Pulih, Dua Advokat Muda Asal Berastagi Siap Tempuh Jalur Hukum
Jelang HUT ke-78 Polwan, Polwan Polda Metro Jaya Kompak Gelar Aksi Bersih-Bersih

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 20:39 WIB

Polda Metro Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian Pedagang Kaca di Pejompongan

Tuesday, 8 September 2026 - 13:45 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol

Monday, 7 September 2026 - 22:21 WIB

43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab

Monday, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Saturday, 5 September 2026 - 14:55 WIB

IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?

Saturday, 5 September 2026 - 11:58 WIB

PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan

Thursday, 3 September 2026 - 20:42 WIB

Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Thursday, 3 September 2026 - 20:14 WIB

Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri

Berita Terbaru