288.472 Kasus Kejahatan Terjadi  di Indonesia Sepanjang Tahun 2023

Wednesday, 27 December 2023 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Air sepanjang 2023 secara umum berjalan kondusif. Sepanjang 2023, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, baik dalam negeri juga dari luar negeri.

Hal itu dikatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) 2023 di Mabes Polri, Rabu (27/12/2023). Masalah luar negeri seperti perang Ukraina kontra Rusia, perang Hamas dengan Israel, termasuk persaingan Amerika dengan China yang mempengaruhi peta perekonomian negara lain akibat kebijakan pengetatan impor kedua negara.

Meski begitu, situasi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lainnya. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga tahun 2023 sebesar 4,94 persen atau peringkat keempat di antara negara anggota G20.

Menurut Kapolri Sigit, salah satu faktor stabilnya perekonomian nasional karena tingginya international trust (kepercayaan internasional) terhadap Indonesia. Sebab,  kredibilitas lebih diakui, kedaulatan lebih dihormati, suara Indonesia lebih didengar.

Menurut Kapolri, selain kepercayaan internasional kepada Indonesia, stabilitas perekonomian nasional juga terwujud berkat upaya pemerintah dalam menjalankan program transformasi ekonomi sebagaimana tertuang dalam RKP 2023.

Polri berusaha membentuk dukungan terhadap transformasi ekonomi dengan melaksanakan empat KPI yang ditetapkan oleh Kemenpan RB disertai dengan digitalisasi layanan publik.

Guna menjamin stabilitas perekonomian nasional, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama. Seperti dikatakan Presiden Bank Sentral Eropa Christina Lagarde, keamanan nasional adalah pondasi dari stabilitas perekonomian.

Kondisi keamanan Indonesia pada proses baik, berdasarkan Law and Order Index 2023 posisi Indonesia berada pada peringkat kelima dari 120 negara yang dinilai. Hal ini lanjut Listyo Sigit 
didukung hasil survei Indikator pada 6 November 2023.

Hasil survei menyebutkan, 95,9 persen masyarakat merasa aman di tempat tinggalnya, 90,6 persen masyarakat merasa aman saat berjalan kendiri di malam hari dan 87,7 persen masyarakat percaya mampu menjaga keamanan di wilayah tinggalnya.

Selain itu, hasil evaluasi hukum sepanjang 2023, jumlah kejahatan sebanyak 288.472 perkara,. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 11,965 perkara atau 4,3 persen dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 276.507 perkara.

Sedang jumlah penyelesaian perkara kejahatan tahun 2023 sebanyak 203.293 perkara, atau meningkat 1,6 persen dibanding tahun 2022 sebanyak 200.147 perkara.

Kasus menonjol selama 2023 yang ditangani Polri diantaranya, kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sebanyak 982 perkara. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2022 Tanya 145 perkara.

Kasus narkoba sebanyak 39.389 perkara dengan jumlah penyelesaian sebanyak 31.415 perkara. Kejahatan perjudian sebanyak 2.549 perkara, dan yang berhasil diselesaikan 2.278 perkara.

Kejahatan siber sebanyak 3.785 perkara atau alami penurunan sebanyak 22,11 persen dibanding 2022 sebanyak 4.860 perkara.

Tercatat selama 2023 terdapat 34 perkara kejahatan investasi yang terjadi sepanjang 2023, jumlah ini meningkat 21,4 persen dibanding 2022 sebanyak 28 perkara,” kata Sigit. Polri juga menindak kejahatan terhadap kekayaan negara, seperti korupsi, migas, pertambangan, kehutanan, dan perikanan. Total ada 2.090 perkara sepanjang 2023.

Dalam penanganan kejahatan terhadap kekayaan negara, Polri berhasil melakukan pemulihan aset sebanyak kurang lebih Rp1,34 triliun.((Tom/Tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Green Policing Polda Metro Jaya: Kapolda Minta Personel Jadi Teladan Lingkungan Sebelum Ajak Masyarakat
Kapolda Metro Ingatkan Pamen, Kepercayaan Publik Tak Cukup dengan Slogan
Hanya Butuh 24 Jam, Ditreskrimum Bekuk Komplotan Pembunuh Sadis Gadis Belia di Jatinegara
Layaknya Guru di Kelas, Kapolda Dadang Ajak Siswa Bercerita tentang Arti Persahabatan dan Cita-cita
Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira
Tiga “Tor” di Polda Metro: Dadang Konseptor, Adex Eksekutor, Media Monitor
Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 15:04 WIB

Dari Kampung Ambon ke Boncos, Perang Narkoba Tak Cukup dengan Gerebek

Friday, 2 October 2026 - 04:42 WIB

Tiga Legislator Gerindra Terciduk Pesta Narkoba, Ujungnya Restorative Justice

Tuesday, 22 September 2026 - 14:42 WIB

Polres Jakpus Sita 20,5 Kg Sabu Jaringan Timur Tengah di Parung, Kurir Diringkus

Tuesday, 22 September 2026 - 02:30 WIB

Razia Gabungan Lapas Pemuda Tangerang, 137 Pegawai dan WBP Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkotika

Monday, 14 September 2026 - 14:47 WIB

Tergoda Upah Puluhan Juta, Pria Asal Medan Terjerumus Jadi Kurir 5 Kg Sabu

Monday, 14 September 2026 - 07:51 WIB

Dari Mobil Dinas ke Jaringan Malaysia, Advokat Perempuan Diduga Jadi Mata Rantai Narkoba

Thursday, 10 September 2026 - 15:03 WIB

Sindikat Narkoba Bersenjata Api di Bekasi Jadi Sinyal Merah bagi Aparat

Thursday, 3 September 2026 - 15:34 WIB

Razia Malam di Tamansari Ungkap Peredaran Obat Keras, Polisi Kejar Dua Pemasok

Berita Terbaru

Ragam

Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan

Thursday, 15 Oct 2026 - 14:23 WIB