JAKARTA — Pengendara sepeda motor yang bernama Fahmi Maulana (24), warga Bekasi Timur, tewas akibat motor yang dikendarainya terpental dan tubuhnya membentur bus antar kota yang sedang melaju.
Kecelakaan lalu lintas menyebabkan kematian yang terjadi di seputaran Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (16/4/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB ini mendapat perhatian serius dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, saat kejadian korban mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi B 5680 TKJ. .
Menurut keterangan resmi, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan patah pada tangan kanan. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban mengalami luka kepala berat dan meninggal dunia di TKP,” ujar AKBP Ojo Ruslani.
Manuver Mendadak
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat korban melaju dengan kecepatan tinggi di jalur busway. Saat mendekati flyover Pesing, korban diduga terkejut dengan keberadaan bus yang hendak naik ke jalur layang.
Bus tersebut merupakan kendaraan Berlian Jaya bernomor polisi T 7721 DD yang dikemudikan oleh Nursiwan (46), warga Subang.
“Sepeda motor diduga kaget, kemudian membanting setir ke kiri dan menabrak trotoar,” kata AKBP Ojo.
Akibat benturan tersebut, korban terpental ke arah kanan dan masuk ke jalur bus, lalu terlindas roda kanan kendaraan besar tersebut.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian lampu kiri dan bodi samping. Sementara itu, bus tidak mengalami kerusakan berarti.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: Sepeda motor Yamaha Aerox B 5680 TKJ, STNK kendaraan, SIM C milik korban
Sementara pengemudi bus diketahui memiliki SIM B1 Umum yang dikeluarkan oleh Polda Jawa Barat.
AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kejadian lakalantas yang menyebabkan kematian tersebut mengingatkan pengguna jalan raya akan disiplin berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan jalur yang telah ditentukan.
Ia mengingatkan bahwa jalur busway diperuntukkan khusus bagi kendaraan tertentu dan tidak boleh digunakan oleh sepeda motor.
“Penggunaan jalur yang tidak sesuai peruntukan dan kecepatan tinggi sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal,” ujarnya.
Evaluasi Keselamatan
Kawasan Jalan Daan Mogot dikenal sebagai salah satu ruas padat dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi, terutama pada jam sibuk pagi hari.
“Kepolisian berencana meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.” tegasnya.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.**
Penulis : traginting








