Amsal Sitepu Mengaku Sempat Diintimidasi, Ada Oknum Jaksa Minta Tak Buat Konten Proses Hukum di Persidangan

Monday, 30 March 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Videografer Amsal Sitepu dalam sidang di PN Medan. (Instagram @amsalsitepu)

Videografer Amsal Sitepu dalam sidang di PN Medan. (Instagram @amsalsitepu)

JAKARTA–Videografer Amsal Sitepu blak-blakan mengaku sirinya sempat mendapatkan intimidasi dalam proses persidangan perkara dugaan mark up anggaran proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo.

Amsal menyebut intimidasi dilakukan oleh salah satu jaksa penuntut umum (JPU).Hal itu diungkap saat Amsal dihadirkan dalam rapat dengan Komisi III DPR RI melalui video conference, Senin, 30 Maret 2026. 
 
 
“Dalam proses hukum yang sedang saya jalani ini, saya pernah mendapatkan intimidasi oleh jaksa secara langsung,” ungkapnya.
 

Amsal mengatakan oknum jaksa tersebut memberikan kue brownis. Namun saat memberikan kue, jaksa tersebut meminta Amsal berhenti membuat konten soal proses hukum di media sosialnya.
 

Diketahui Amsal kerap memposting proses persidangan di media sosialnya karena proses hukumnya dianggap janggal. 
 

“Memberikan saya sekotak brownis cokelat dengan pesan, dia ngomong langsung dengan saya di rutan ini, ‘udah ikutin aja alurnya. Nggak usah ribut-ribut, tutup konten-konten itu, ada yang terganggu’. Saya bilang tidak, pimpinan,” bebernya. 
 

Sebagai pekerja kreatif, Amsal berharap kasus yang dihadapinya tidak terjadi pada rekam sejawatnya. 
 
 
Amsal mengaku akan tetap memgunggah proses hukum melakui media sosialnya meskipun ada intimidasi yang dilakukan terhadap diriny. 

 
“Cukup nggak ada lagi anak muda yang harus dikriminalisasi di Indonesia. Kami nggak akan biarkan nggak ada lagi Amsal Amsal lain dikriminalisasi,” tegas dia. 
 

“Saya akan tetap lawan walapun saya tahu banyak orang bilang kau akan dibenam kalau kau lawan,” tutup Amsal.
 

Amsal menjadi terdakwa dalam perkara dugaan mark up anggaran proyek pembuatan video profile desa di Kabupaten Karo.**
 
 

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Hercules Dipolisikan Putri Ahmad Bahar Soal Dugaan Penyekapan, Begini Respons GRIB Jaya Usai
Tak Sampai Sebulan, Polisi Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan, 173 Pelaku Ditangkap
Ada Tindakan Tegas Terukur, Tim Pemburu Begal Polda Metro Kembali Bekuk 4 Pelaku Curas Bersenpi
Tegas! Kapolda Lampung Minta Begal Tembak di Tempat
Melawan Saat Ditangkap, Begal Penembak Polisi di Lampung Tewas di Dor
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupkan 760 Kg Merkuri ke Filipina, 2 Pelaku Ditangkap
Meski Mendekam di Balik Terali Besi, Ferdi Sambo Tetap Bisa Kejar Gelar S2
Polisi Bekuk Begal Bersenjata Tajam di Palmerah Jakbar

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 05:01 WIB

Tanam Ganja di Rumah, WN Belanda Dituntut 9 Tahun Penjara Denda Rp1 Miliar

Wednesday, 22 April 2026 - 15:30 WIB

Sita Setengah Ton Sabu Sindikat Internasional, 8 Anggota Ditresnarkoba PMJ Diganjar Pin Emas Kapolri

Tuesday, 21 April 2026 - 17:05 WIB

Kapolres Metro Jakpus Apresiasi Warga Yang Berani Beri Informasi Terkait Narkoba

Wednesday, 15 April 2026 - 18:50 WIB

Pakar: Rokok dan Vape Sama Resikonya

Wednesday, 15 April 2026 - 18:46 WIB

Penggunaan Vape Mau Dilarang, Kepala BNN Akui Pola Peredaran Narkotika Semakin Sulit Dideteksi

Tuesday, 14 April 2026 - 18:36 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Pabrik Narkoba Rumahan Berskala Besar di Semarang,

Monday, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal di Bogor

Tuesday, 7 April 2026 - 17:09 WIB

NCB Interpol Polri Tangkap Gembong Narkoba “The Doctor” Jaringan Eks Kapolres Bima di Malaysia

Berita Terbaru