KPK Panggil Dua Direktur Pertamina Terkait Penyidikan Karen Agustiawan

Tuesday, 3 October 2023 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri (Foto :Ist)

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri (Foto :Ist)

JAKARTA–Dua Direktur PT Pertamina dipanggil penyidik KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2021. Keduanya akan dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka mantan Dirut Pertamina, Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan.

Hal itu dikatakan Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Selasa (3/10/2023). “Hari ini tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Ali Fikri.

Kedua saksi yang dipanggil penyidik KPK, yakni Direktur Umum PT Pertamina, Luhur Budi Sudjatmiko dan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Hanung Budya. Keduanya dipanggil bersama dua saksi lain, yakni Manager Portofolio Synergy PT Pertamina dan Heri Hariyanto Direktur Hulu, Muhamad Husein.

KPK sebelumnya pada Selasa (19/19/2023) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Persero, Karen Agustiawan sebagai tersangka. Mantan orang nomor satu di PT Pertamina itu diduga terlibat korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair di PT Pertamina (PTPM) Persero tahun 2011-2021.

Akibat dugaan korupsi tersebut negara merugi sebesar 140 juta dollar Amerika Serikat atau Rp2,1 triliun. “Kerugian keuangan negara USD140 juta yang ekuivalen dengan Rp2,1 triliun,” kata Ketua KPK Firli Bahuri pekan lalu.(tom/tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekali Bhayangkara, Tetap Kesatria, Para Jenderal Sepuh “Turun Gunung” Membela Rumah Besar Polri
Resto Apung Muara Angke Kian Kumuh dan Tidak Terawat, UPPP Lepas Tangungjawab?
Anak Tewas di Parkiran Ragunan, Pemprov DKI Ditantang Evaluasi Kepala Unit Pengelola TMR, Endah Rumiyati
Terungkap di Persidangan, Oknum Penyidik Polres Jakpus Diduga Kriminalisasi Terhadap BPT
Lima Tahun Laporan Menggantung di Poldasu, Ferdinand Pohan Mengadu ke Menko Polkam: Ujian Janji Kapolri Baru
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital, Patut Diduga Upaya Mencaplok Saham Minoritas RSIA Family
Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan
Kebun Singkong Jadi Akhir Pelarian Dua Terduga Curanmor Kalideres

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 20:10 WIB

PAKAR: Berantas Narkoba Bukan Berarti Bebas Menganiaya, Kapolda Metro Harus Ingatkan Anggotanya

Wednesday, 28 October 2026 - 13:33 WIB

Jenderal Suyudi Gandeng Tiongkok, Bidik Bandar Jaringan Narkoba Internasional

Monday, 26 October 2026 - 12:16 WIB

Kombes Putu Yudha, Mengawal Jalur Rawan Narkoba di Selat Malaka

Sunday, 25 October 2026 - 12:07 WIB

Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri

Sunday, 25 October 2026 - 11:57 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan

Saturday, 24 October 2026 - 19:12 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat

Friday, 23 October 2026 - 12:28 WIB

Selat Malaka Digempur, 1,16 Ton Ketamin Gagal Diselundupkan, Kapolri: Ini Kado Terindah Dua Tahun Prabowo-Gibran

Wednesday, 21 October 2026 - 13:49 WIB

Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba

Berita Terbaru