Nikmati Program BPPL Yang Digagas Kementerian ESDM dan PLN, 100 Keluarga Prasejahtera di Fakfak Papua Barat Kini Merdeka Dari Kegelapan

Tuesday, 18 November 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arobi Namudat, warga Desa Fakfak Selatan mengaku terharu bahagia , saat rumahnya telah dialiri listrik PLN lewat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Arobi Namudat, warga Desa Fakfak Selatan mengaku terharu bahagia , saat rumahnya telah dialiri listrik PLN lewat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

FAKFAK–Sebanyak seratus keluarga Prasejahtera di Fakfak Papua Barat merasakan ada kebahagiaan baru yang menghampiri keluarga mereka menyusul penyaluran Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yakni penyambungan listrik gratis, yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero).

Kamal Retraubun (52), salah satu penerima manfaat BPBL, tak dapat menyembunyikan senyum bahagia setelah tempat tinggalnya tersambung aliran listrik. Kini, Ia dan keluarga semakin leluasa untuk beraktivitas di dalam rumah.

“Alhamdulillah, bersyukur karena ada yang bisa bantu kami untuk punya meteran sendiri. Kami sangat senang. Sebelumnya saya pakai listrik dari rumah mertua. Kalau token habis, semua mengumpulkan uang untuk beli token listrik. Sekarang karena sudah ada listrik, bisa kami pakai kerja, anak-anak belajar, dan lancar semua aktivitas,” ujar Kamal.

Hal serupa juga dirasakan Arobi Namudat (66), warga Desa Fakfak Selatan, yang sehari-hari berprofesi sebagai supir menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat terbantu karena rumahnya telah dialiri listrik PLN. Menurutnya, memiliki listrik sendiri tanpa menyambung dari tetangga sebelumnya hanya sebuah impian, tetapi saat ini bisa diwujudkan berkat Pemerintah.

“Sekarang bisa kasih nyala lampu. Terima kasih banyak, Bapak Presiden, Bapak Menteri, dan PLN yang sudah bantu saya,” ungkapnya.

Penyaluran BPBL di Fakfak tersebut merupakan kelanjutan program strategis “Merdeka dari Kegelapan” yang diusung Pemerintah melalui Kementerian ESDM. Program tersebut adalah bentuk kehadiran negara dalam membuka akses listrik bagi masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yang menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan, Pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk memberikan bantuan penyambungan listrik bagi keluarga prasejahtera yang belum teraliri listrik. Langkah ini sangat penting untuk memastikan kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh pelosok Tanah Air.

“Ada saudara-saudara kita yang memang sudah ada jaringan listrik tapi tidak bisa pasang sambung ke rumah karena tidak mampu. Pemerintah hadir mengatasi itu. Saya tidak mau lagi apa yang pernah kita rasakan, saya rasakan dulu sekolah tidak ada listrik itu terjadi pada generasi mendatang,” ujar Bahlil.

Secara nasional, hingga September 2025, sebanyak 135.482 keluarga prasejahtera telah ditetapkan sebagai calon penerima BPBL siap sambung dari rencana 215.000 rumah tangga di tahun ini. Sementara itu, khusus Papua Barat, sebanyak 4.550 rumah tangga kurang mampu ditargetkan menerima penyaluran BPBL tahun ini.

“Rasio elektrifikasi di Indonesia itu 99%. Sementara di wilayah Papua Barat rasio elektrifikasi itu baru 89%. Jadi kita memang masih membutuhkan banyak hal. Di Fakfak ini termasuk ada hampir sekitar 500 rumah yang akan kita pasang (penyambungan listrik) gratis, tidak pakai bayar. Target kami, tahun 2027, seluruh kampung di Fakfak harus terang,” tegas Bahlil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan dukungan penuh PLN terhadap upaya Pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk menuntaskan penyaluran program BPBL. Darmawan menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM untuk mempercepat pemerataan listrik di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam mendukung pelaksanaan bantuan pasang baru listrik tersebut.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, kami siap all out menyukseskan Program BPBL. Bagi kami, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN akan memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati listrik,” jelas Darmawan.

Selain menyalurkan program BPBL, PLN juga memperkuat layanan kelistrikan di Fakfak dengan meresmikan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Fakfak. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 Kabupaten Fakfak, kehadiran unit baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Papua Barat tersebut.

“Hadirnya UP3 Fakfak yang sebelumnya berstatus Unit Layanan Pelanggan (ULP) menjadi langkah kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada pelanggan di wilayah Fakfak yang kini semakin bertumbuh,” pungkas Darmawan.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Humas ESDM

Berita Terkait

Tim Konselor Polri Bantu Pulihkan Mental Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Dua Pelaku Penyiram Air Keras di Cengkareng Diamankan, Ternyata Aksi Brutal Itu Bermula Cekcok di Lapangan Sepak Bola
Membanggakan! Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Polri Raih Gelar Juara Umum di Ajang WATA Championship Osaka 2026
Sasar Pemuda Jerman, Dua Jambret Sawah Besar Berikut Penadah HP Rampasan Diciduk
Heroik! Tamu Hotel Tangkap Ular Sanca Dua Meter Dengan Tangan Kosong di Lobi Hotel Grand Daira Palembang
Siapkan Bahan Baku SPPG, Wakapolda Metro Jaya Tebar Ribuan Benih Ikan di Muara Gembong Bekasi
Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi di Jakarta, Bekasi, Tangerang
Tragis! Warga Bekasi Tewas Terlindas Bus Antar Kota di Flyover Daan Mogot, Jakbar

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Sisir Sungai 4 Jam, Tim SAR Ditpolairud PMJ Akhirnya Temukan Jasad Warga Yang Hanyut di Aliran BKT Jakarta Utara

Tuesday, 28 April 2026 - 16:27 WIB

Polda Metro Jaya Umumkan 15 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi

Saturday, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Kasus Firli Bahuri Jalan Di Tempat, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya

Friday, 24 April 2026 - 16:42 WIB

Mendadak Polisi Sidak Lapak Pedagang Pasar Minggu, AKBP Ardila Amry: Ini Tindakan Preventif Jaga Stabilitas Harga Minyakita

Tuesday, 21 April 2026 - 16:50 WIB

13 Hari Penindakan, Polri Tangkap 330 Tersangka Penyelewengan Bahan Bakar Subsidi

Monday, 20 April 2026 - 14:20 WIB

Sadis! Ibu Tewas Dibunuh Anak Tiri di Tangerang

Sunday, 19 April 2026 - 17:23 WIB

Apresiasi Langkah Cepat Satgas Pangan Bareskrim Polri, Mentan Minta Aktor Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diusut

Sunday, 19 April 2026 - 17:05 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Kalbar Asal Thailand dan China

Berita Terbaru