JAKARTA–Udara Jakarta pagi itu terasa hangat, berpadu dengan gelak tawa dan obrolan akrab di lapangan depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Sabtu (7/11/2026). Hari itu bukan hari biasa bagi para pengemudi ojek online (ojol). Di tengah padatnya rutinitas mengejar orderan, mereka mendapatkan ruang sejenak untuk meluruskan punggung, memeriksa kesehatan, dan melebur dalam suasana kekeluargaan bertajuk “Sabtu Bahagia Bersama Ojol”.
Kehadiran Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, bersama Bhayangkari di tengah-tengah para pengemudi langsung mencairkan suasana. Kegiatan bakti kesehatan bertema “Ojol Sehat, Pelayanan Hebat” ini tidak sekadar menjadi ajang pemeriksaan medis gratis, melainkan wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap para pejuang jalanan yang menjadi urat nadi mobilitas ibu kota.
Di sela-sela kegiatan, Kapolda menyempatkan diri menyapa para pengemudi. Dengan nada kebapakan, ia mengingatkan bahwa di balik kerja keras mereka menembus kemacetan Jakarta, ada satu hal yang sering terlupakan: kesehatan diri sendiri.
“Kesehatan harus menjadi perhatian kita bersama. Rekan-rekan ojol setiap hari bekerja di jalan, sehingga kondisi tubuh harus tetap dijaga. Jangan sampai karena mengejar pekerjaan, kesehatan dan keselamatan justru terabaikan,” pesan Dadang hangat. Ia menegaskan, esensi utama bekerja adalah berangkat dalam keadaan sehat dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga di rumah dengan selamat.
Bukan hanya pemeriksaan kesehatan gratis yang membuat para pengemudi tersenyum lebar hari itu. Senyum mereka semakin mengembang ketika panitia membagikan paket sembako sebagai bentuk dukungan nyata bagi dapur keluarga di rumah.
Lebih dari sekadar bagi-bagi bantuan, momen ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Tanpa sekat, Kapolda dan komunitas ojol berdiskusi santai, membangun rasa saling percaya, sekaligus merajut kepedulian bersama demi keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Berangkat dari semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dan “Kerja Melayani Jakarta”, Sabtu pagi itu meninggalkan cerita manis. Para pengemudi pulang dengan tubuh yang lebih bugar, tangan menenteng sembako, dan hati yang lebih tenang—bekal berharga untuk kembali melayani jalanan ibu kota dengan sehat, aman, dan nyaman.**
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : humas pmj









