Sibak Misteri Kematian Brigadir Herlambang, Mabes Polri Ambil Sidik Jari dan DNA di TKP

Thursday, 5 October 2023 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Brigadir Setyo Herlambang (Foto:Ist)

Almarhum Brigadir Setyo Herlambang (Foto:Ist)

JAKARTA–Kematian Brigadir Setyo Herlambang pengawal pribadi (walpri) Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Aditya masih menyisakan sejumlah pertanyaan dari banyak pihak. Tim Asistensi Bareskrim Polri kini melakukan pengambilan sidik jari dan DNA di TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigadir Herlambang ditemukan tewas di kamar rumah dinas Kapolda Kaltara dengan luka tembak di dada kiri tembus belakang. Katanya, korban tewas akibat tertembak saat membersihkan senjatanya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, pengambilan sidik jari dan DNA dilakukan penyidik Bareskrim Polri menggunakan metode scientific crime investigation. “Puslabfor melakukan kegiatan balistik,” kata Brigjen Ramadhan kepada wartawan, Rabu (4/10/2023).

Penyidik mengambil proyektil, selongsong peluru serta sisa-sisa peluru, residu dan  mengambil DNA yang ada di TKP,. Pengambilan DNA lanjut Brigjen Ramadhan untuk menguatkan hasil penemuan sidik jari yang ditemukan di lokasi kematian.

Namun pengolahan DNA dibutuhkan waktu sekitar dua pekan baru ada hasilnya. Tim penyidik mengambil DNA yang ada di bagian magazine, senpi yang ada di TKP di mana sedang dalam proses. “Untuk menguatkan dengan sidik jari yang ada di TKP nanti,” ujarnya.

Terkait tewasnya Brigadir Herlambang, penyidik Polri telah memeriksa 14 orang saksi. Para saksi itu, 13 diantaranya anggota Polri yang berada di lokasi dan satu orang lain adalah pegawai harian lepas.

Penyidik juga telah melihat dua rekaman CCTV ketika melakukan gelar perkara untuk mencocokkan dengan keterangan saksi di TKP.(tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan Santri, Polisi Periksa Pimpinan Pesantren di Tajur Halang, Depok
Ini Alasan Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Jadi Komjen
Intai Korban di Hotel Berbintang, Maling Laptop Berbaju Batik-Lanyar Terciduk
1.825 Personel Gabungan Kawal Aksi Demo APDESI di Kawasan Monas
543 Perwira dari Tingkat Pertama Hingga Menengah di Lingkungan Polda Metro Jaya Dirotasi
Penyitaan HP Berpotensi Langgar Hak Azasi Komunikasi
Gempita Siap Kawal Kemenangan Prabowo-Gibran
Ditbimmas Polda Metro Jaya Luncurkan Program Satu Jam Ngaji Bersama Polisi

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 20:19 WIB

Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat

Thursday, 13 August 2026 - 13:45 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara

Wednesday, 12 August 2026 - 17:04 WIB

Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Saturday, 8 August 2026 - 19:40 WIB

Merawat Persatuan di Bawah Tugu Monas: Riuh Rendah Apel Kebangsaan dan Senyum Sehat Warga

Saturday, 8 August 2026 - 15:51 WIB

9 Pegiat Media Sosial Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Hoaks Demo Agustus

Saturday, 8 August 2026 - 15:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, Kapolda Metro Jaya: Menjaga Jakarta Berarti Menjaga Indonesia

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Berita Terbaru