Kasus Dugaan Suap DJKA, KPK Panggil Sekjen Kemenhub Novie Riyanto

Thursday, 18 January 2024 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Novie Riyanto dipanggil penyidik KPK, Kamis (18/1/2024). Novie akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) atas tersangka dari pihak aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, pemanggilan  Sekjen Kemenhub Novie dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara yang dimaksud. “Bertempat di gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi Novie Riyanto,” kata Ali melalui keterangannya, Kamis (18/1/2024).

Sejauh ini belum dijelaskan masalah apa saja rencananya akan digali penyidik dari saksi Novie. Bahkan Ali Fikri juga belum menjelaskan teterkaitan saksi dengan perkara tersebut.

Diakui Ali Fikri, pihaknya telah menetapkan dua tersangka baru. Meski identitas kedua tersangka belum disebutkan, namun dipastikan keduanya berasal dari unsur ASN.

Penetapan dua tersangka baru dalam kasus ini kata Ali Fikri menindaklanjuti berbagai fakta hukum dalam persidangan Terpidana Dion Renato Sugiarto cs. “KPK saat ini kembangkan lagi proses penyidikan dengan menetapkan Tersangka baru yaitu 2 orang ASN,” tegasnya. (tom/tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Berastagi Memanas, Eris Rinaldy Serukan Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum
Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jaksel, JMP: Mestinya Polisi Periksa Sistem Keamanan Hotel
Kapolda: Capaian Institusi Polri Tak Terlepas Dari Pondasi Kokoh Yang Dibangun Para Purnawirawan
ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?
Polri Semakin Dipercaya, Begini Tanggapan Ketua Jurnalis Mitra Polri
Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, SETARA Institute: Ini Berbahaya!
Bukan Perlakuan Khusus, Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang
Hotman Paris Versus Rasman Arif Nasution, Kalapas Cipinang Dituding Diskriminasi Tempatkan Rasman di Sel Khusus

Berita Terkait

Sunday, 19 July 2026 - 19:48 WIB

Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jaksel, JMP: Mestinya Polisi Periksa Sistem Keamanan Hotel

Wednesday, 15 July 2026 - 16:58 WIB

Kapolda: Capaian Institusi Polri Tak Terlepas Dari Pondasi Kokoh Yang Dibangun Para Purnawirawan

Monday, 13 July 2026 - 07:50 WIB

ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?

Wednesday, 1 July 2026 - 19:17 WIB

Polri Semakin Dipercaya, Begini Tanggapan Ketua Jurnalis Mitra Polri

Tuesday, 30 June 2026 - 16:20 WIB

Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, SETARA Institute: Ini Berbahaya!

Sunday, 28 June 2026 - 21:29 WIB

Bukan Perlakuan Khusus, Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang

Sunday, 28 June 2026 - 17:45 WIB

Hotman Paris Versus Rasman Arif Nasution, Kalapas Cipinang Dituding Diskriminasi Tempatkan Rasman di Sel Khusus

Tuesday, 16 June 2026 - 21:41 WIB

Kapolri Diminta Turun Tangan! Ada Dugaan Monopoli Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Korlantas

Berita Terbaru

Basri Lewaimang tiba di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (20/8) sekitar pukul 17.19 WIB. Mengenakan jaket hitam dengan tangan terikat kabel ties. (Foto: Okezone)

Stop Narkoba

Buron Usai Penggerebekan THM Batam, Basri Lewaimang Dibekuk di Malaysia

Thursday, 20 Aug 2026 - 22:08 WIB