Modus Baru Pengedar Narkoba, Sabu Diterbangkan Pakai Drone Hingga Ke Lapas Kelas IIA Jelekong Bandung

Wednesday, 11 June 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jelekong saat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dengan menggunakan drone di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/6/2025). (Lapas Jelekong)

Petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jelekong saat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dengan menggunakan drone di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/6/2025). (Lapas Jelekong)

BANDUNG–Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung menyatakan bahwa upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jelekong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan drone merupakan modus baru yang terungkap pertama kali.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, penyelundupan sabu seberat 25 gram tersebut gagal dilakukan berkat kesigapan petugas lapas yang langsung merekam pergerakan drone saat memasuki area lapas pada Minggu (8/6).

“Sejauh ini baru pertama menggunakan drone. Untungnya petugasnya sigap, ketika melihat drone masuk langsung di video diikuti dan sebagainya, ketika dijatuhkan (barangnya) dan diamankan diduga pelaku,” kata Aldi di Kabupaten Bandung, Rabu.

Menurut dia, pelaku bernama Alvi Muhammad (29) merupakan seorang tahanan kasus narkotika yang sudah divonis.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memesan sabu tersebut melalui media sosial dengan cara mentransfer uang ke pihak luar yang kemudian mengirimkan barang lewat drone.

“Kami masih dalami apakah ini baru pertama kali atau sudah berulang. Tapi yang jelas ini merupakan modus baru dan sedang kami kembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya di luar lapas,” ujarnya.

Aldi menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan Lapas Jelekong dalam menangani kasus ini, termasuk menganalisis titik terbang dan jenis drone yang digunakan.

“Drone-nya kabur, tapi kami sedang menganalisis video yang direkam petugas untuk mengetahui dari mana drone diterbangkan dan jenis drone apa yang digunakan, termasuk jarak jangkauannya,” kata dia.

Dia menyebut pihak lapas berhasil mengamankan bukti berupa sabu seberat 25 gram dan tengah dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di balik modus penyelundupan menggunakan drone tersebut.

Dikatakan, saat ini pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung sedang memburu pelaku yang mengoperasikan drone. Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, kasus ini menjadi perhatian serius karena menggunakan modus baru, yakni mengirim sabu seberat 25 gram ke dalam lapas dengan bantuan drone.

“Kita sedang mengejar pelaku yang mengoperasikan drone ini. Oleh karena itu, kunjungan kita ke sini sekaligus melihat situasi dan sebagainya, kondisi sekitar lapas,” kata Aldi di Kabupaten Bandung, Rabu.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Ahmad Tohari, mengatakan bahwa kejadian tersebut mencerminkan kompleksitas tantangan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Modus semakin canggih, tapi komitmen kami menjaga keamanan jauh lebih kuat. Tidak ada celah untuk penyelundupan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya terus memperkuat sistem pengamanan dan pengawasan sebagai bagian dari upaya menciptakan lapas yang bersih, aman, dan bebas dari peredaran gelap narkotika.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Tiga Legislator Gerindra Terciduk Pesta Narkoba, Ujungnya Restorative Justice
Polres Jakpus Sita 20,5 Kg Sabu Jaringan Timur Tengah di Parung, Kurir Diringkus
Razia Gabungan Lapas Pemuda Tangerang, 137 Pegawai dan WBP Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkotika
Tergoda Upah Puluhan Juta, Pria Asal Medan Terjerumus Jadi Kurir 5 Kg Sabu
Dari Mobil Dinas ke Jaringan Malaysia, Advokat Perempuan Diduga Jadi Mata Rantai Narkoba
Sindikat Narkoba Bersenjata Api di Bekasi Jadi Sinyal Merah bagi Aparat
Razia Malam di Tamansari Ungkap Peredaran Obat Keras, Polisi Kejar Dua Pemasok
Bareskrim Bongkar Jejak Permen Narkoba dari Inggris, Satu Nama Dipakai Empat Kali

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru