Polisi Gerebek Pabrik Gelap Narkoba di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara

Thursday, 15 January 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operator laboratorium narkoba di Greenbay. Foto: Istimewa

Operator laboratorium narkoba di Greenbay. Foto: Istimewa

JAKARTA–Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab narkotika jenis etomidate yang beroperasi di kawasan Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua orang tersangka, salah satunya warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.

Pengungkapan bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional. Paket tersebut diketahui berisi bahan narkotika dan peralatan laboratorium yang ditujukan ke Lobby Tower H Apartemen Greenbay.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David menyampaikan atas kerjasama dan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, kami telusuri ke alamat pengiriman tersebut.

“Atas informasi tersebut, kami menuju ke alamat pengiriman barang yang mencurigakan sesuai tertera di jasa ekspedisi internasional. Kami menangkap 2 orang tersangka berinisial D dan HW yang merupakan WN Tiongkok,” ujarnya Rabu 14 Janurai 2026.

Selanjutnya, Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit menambahkan tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap 2 tersangka pada Jumat 9 Januari 2026.

Dari hasil penggeledahan di TKP, petugas menemukan paket FedEx berisi narkotika jenis etomidate (cairan untuk vape) seberat 100 gram, bahan kimia lain yang SLS 1 kilogram, serta berbagai peralatan laboratorium seperti tabung lab berkapasitas 3.000 ml, 1.000 ml, hingga 100 ml, botol lab, alat aduk kaca, timbangan digital, alat suntik, hingga dandang stainless.

Polisi juga mengungkap fakta menarik dalam kasus ini, alat produksi lab ilegal ini dikirim dari India. Sementara HW, WNA Tiongkok berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate.

“Dari barang bukti yang kita amankan jumlah bahannya diperkirakan dapat memproduksi sekitar 30 liter cairan Etomidate” kata AKBP Parikhesit.

Berdasarkan perhitungan tersebut, jika satu cartridge vape etomidate rata-rata berisi 2 mililiter cairan, maka dari total 30 liter cairan etomidate, clandestine lab ini berpotensi menghasilkan hingga 15.000 cartridge pods etomidate yang siap diedarkan ke masyarakat

AKBP Parikhesit menegaskan bahwa clandestine lab tersebut berhasil digagalkan sebelum sempat beroperasi dan mengedarkan hasil produksinya ke masyarakat.

“Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya,” pungkas AKBP Parikhesit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : humas pmj

Berita Terkait

Jenderal Suyudi Gandeng Tiongkok, Bidik Bandar Jaringan Narkoba Internasional
Kombes Putu Yudha, Mengawal Jalur Rawan Narkoba di Selat Malaka
Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri
Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan
Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat
Selat Malaka Digempur, 1,16 Ton Ketamin Gagal Diselundupkan, Kapolri: Ini Kado Terindah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba
Ditresnarkoba Polda Metro Sita 7 Juta Butir Obat Ilegal, Siapa Pengendali di Balik Produksi?

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 13:33 WIB

Jenderal Suyudi Gandeng Tiongkok, Bidik Bandar Jaringan Narkoba Internasional

Sunday, 25 October 2026 - 12:07 WIB

Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri

Sunday, 25 October 2026 - 11:57 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan

Saturday, 24 October 2026 - 19:12 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat

Friday, 23 October 2026 - 12:28 WIB

Selat Malaka Digempur, 1,16 Ton Ketamin Gagal Diselundupkan, Kapolri: Ini Kado Terindah Dua Tahun Prabowo-Gibran

Wednesday, 21 October 2026 - 13:49 WIB

Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Metro Sita 7 Juta Butir Obat Ilegal, Siapa Pengendali di Balik Produksi?

Tuesday, 20 October 2026 - 11:56 WIB

Polres Jakpus Telusuri Jaringan di Balik Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate

Berita Terbaru