Usut Dugaan Pemerasan Terhadap SYL, Polda Metro Jaya Periksa Dumas KPK

Monday, 16 October 2023 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simajuntak

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simajuntak

JAKARTA–Penyidik Dirkrimsus Polda Metro Jaya yang saat ini tengah mengusut kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK kepada mantan mentan Syahrul Yasin Limpo, hari ini (Senin 16/10/2023) memeriksa Direktur Pelayanan Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK, Toni Murtomo.

Dikatakan, Toni dimintai keterangan sebagai saksi terkait  penyidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak membenarkan pihaknya memeriksa Dumas KPK itu. Seharusnya Toni Murtomo diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya, pada Kamis (12/10/2023).

Namun, Toni tidak bisa memenuhi panggilan penyidik dengan alasan memiliki komitmen sebelumnya. Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menjadwalkan ulang pemeriksaan pada hari ini.

Sebelumnya Kombes Ade Safri menyatakan,  serangkaian pemeriksaan terhadap para saksi diharapkan akan membantu mengungkap fakta-fakta terkait kasus tersebut. Tujuannya mengidentifikasi tersangka di kalangan pimpinan KPK yang diduga terlibat dalam pemerasan terhadap mantan Mentan itu.

Untuk mengungkap dugaan kasus pemerasan ini, Polda Metro Jaya juga sudah melayangkan surat suvervisi ke KPK. Tapi pihak KPK belum meemberikan jawaban atas permintaan tersebut. Juru bicara KPK Ali Fikri bahkan mengaku, pihaknya belum menerima surat .

“Kami belum menerima surat dimaksud. Kami akan cek kembali,” ujar Ali Fikri. (tom/tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Dilaporkan PWI, Penyidik Polda Metro Jaya Bakal ‘Garap’ Hotman Paris
Menjaga Indepedensi Penyidikan Eks Jampidsus, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan
Celoteh “Lo Punya Otak Gak Sih?” Masuk Jalur Pidana, Hotman Paris Dianggap Merendahkan Martabat Wartawan
Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers
Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Langsung “Nge-gas”, Bawa-bawa Nama Prabowo
Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus
Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus
GMCPI Geruduk Polda Metro Jaya, Pertanyakan Dasar Kenaikan Pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri

Berita Terkait

Wednesday, 22 July 2026 - 11:10 WIB

Usai Dilaporkan PWI, Penyidik Polda Metro Jaya Bakal ‘Garap’ Hotman Paris

Tuesday, 21 July 2026 - 10:45 WIB

Menjaga Indepedensi Penyidikan Eks Jampidsus, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan

Tuesday, 21 July 2026 - 01:21 WIB

Celoteh “Lo Punya Otak Gak Sih?” Masuk Jalur Pidana, Hotman Paris Dianggap Merendahkan Martabat Wartawan

Sunday, 19 July 2026 - 13:45 WIB

Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers

Saturday, 18 July 2026 - 18:37 WIB

Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus

Thursday, 16 July 2026 - 14:04 WIB

Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus

Wednesday, 15 July 2026 - 20:28 WIB

GMCPI Geruduk Polda Metro Jaya, Pertanyakan Dasar Kenaikan Pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri

Wednesday, 15 July 2026 - 04:33 WIB

Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua

Berita Terbaru