MAKASSAR—-Udara di Upperhills, Makassar, Selasa (4/8), terasa begitu bergemuruh. Di hadapan sekitar 2.000 pengurus yang memadati gedung—mulai dari tingkatan DPD, DPC, PAC, hingga berbagai organisasi sayap partai—sebuah instruksi tegas dan penting langsung diserukan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Bukan sekadar konsolidasi biasa, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan kali ini menjadi panggung penegasan komitmen partai: perang terbuka melawan hoaks dan disinformasi.
Di era digital yang bergerak tanpa batas, layar gawai telah menjelma menjadi medan pertempuran opini publik yang paling sengit. Di sinilah Dasco melihat kerentanan, sekaligus peluang besar bagi kader partai untuk mengambil peran strategis.
Ia, dengan suara lantang dan penuh penekanan, meminta seluruh kader tidak boleh tinggal diam melihat arus informasi sesat berseliweran di linimasa media sosial.
“Kader Gerindra harus hadir di media sosial untuk menyampaikan informasi yang benar dan meluruskan berbagai hoaks yang menyerang partai maupun pemerintah,” tegas Dasco di hadapan ribuan kader yang menyimak dengan antusias.
Instruksi ini tentu bukan imbauan kosong. Dasco menyadari bahwa pertahanan siber dan narasi positif harus dibangun secara terstruktur dan masif.
Sebagai langkah nyata dalam memperkuat komunikasi politik partai, DPP Partai Gerindra bahkan tidak main-main dalam melakukan pengawasan.
Ia menambahkan, aktivitas media sosial seluruh kader Gerindra di Sulawesi Selatan kini akan dipantau secara berkala melalui sebuah dashboard monitoring khusus di tingkat pusat.
Langkah progresif ini menandai transformasi cara kerja politik modern. Kader di daerah tidak lagi sekadar bergerak di akar rumput secara konvensional, tetapi juga wajib menguasai panggung digital. Mereka dituntut untuk menjadi garda terdepan penjaga kebenaran—menyaring disinformasi, menangkal fitnah, sekaligus menjadi jembatan informasi yang objektif bagi masyarakat luas mengenai kerja nyata partai dan pemerintah.
Dari Makassar, pesan itu kini bergema luas. Perang melawan hoaks bukan lagi sekadar slogan, melainkan panggilan tugas bagi setiap kader Gerindra untuk merebut dan menjaga ruang siber yang sehat, edukatif, dan penuh kebenaran.
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : SNN









