Anggota MPR RI Rahmad Handoyo Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Kecamatan Jebres, Surakarta

Monday, 18 March 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota MPR RI Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di di Desa Troboso, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah , Rabu 8 Mei 2024

Anggota MPR RI Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di di Desa Troboso, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah , Rabu 8 Mei 2024

BOYOLALI—Anggota MPR RI Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di Kelurahan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Surakarta , Jawa Tengah , Rabu 8 Mei 2024. Sosialisasi cukup meriah karena dihadiri oleh segenap warga desa. Selain kepala desa dan tokoh Masyarakat, beberapa warga desa tetangga juga datang guna  mengikuti dialog empat pilar tersebut.

Kepada warga yang menghadiri sosialisasi, Rahmad Handoyo, mengatakan empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhineka Tunggal Ika, akan terus disoialisasikan karena sosialisasi ini merupakan amanat konstitusional yang ditugaskan negara.

“Kegiatan sosialisasi 4 pilar ini merupakan kegiatan yang konstitusional dan diijinkan oleh Negara karena disadari keempat pilar tersebut merupakan tiang sekaligus penyangga. Jika satu tak bisa berdiri kokoh, maka bangsa bisa hancur,”kata Rahmad Handoyo

Lebih jauh, kepada peserta sosialisasi, Rahmad mengatakan bahwa nilai-nilai yang terkadung di empat pilar merupakan nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa sudah ada dalam kehidupan warga, semisal sikap gotong-royong, kepedulian terhadap sesama.

“Sebagai warga, tentu nilai-nilai empat pilar ini yang sudah ada ditatanan kehidupan kita harus kita pertahankan,” katanya.

Lebih jauh, Rahmad mengajak warga yang hadir dalam dialog tersebut agar dengan rela ikut membagikan materi atau nilai-nilai empat pilar  yang diterima kepada orang lain, khususnya bagi generasi penerus.

“Paling utama itu anak-anak muda kita. Harus diajarkan untuk mencintai apa yang sudah dilakukan oleh para pejuang kita di masa lalu,” katanya.

Usai menyampaikan materi empat pilar, Rahmad Handoyo mengajak warga berdialog tentang nilai-nilai yang terkandung dalam  sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh Masyarakat. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital
Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya
JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!
Penanganan Kasus Eks Jampidsus Mengkhawatirkan, SETARA Institute Desak Presiden Alihkan Perkara ke KPK
Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal
Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”
Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga
Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Wednesday, 5 August 2026 - 20:50 WIB

JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!

Wednesday, 5 August 2026 - 15:48 WIB

Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal

Tuesday, 4 August 2026 - 22:43 WIB

Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”

Tuesday, 4 August 2026 - 17:58 WIB

Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga

Monday, 3 August 2026 - 22:45 WIB

Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Saturday, 1 August 2026 - 21:29 WIB

Viral Pagar Tinggi Mal, Astamaops Polri Fadil Imran: Warga Jangan Bangun Narasi Kecemasan

Berita Terbaru