Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Diminta Tancap Gas Atasi Kemacetaan Jakarta

Tuesday, 19 August 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan di Jakarta sulit dihindari (Ist)

Kemacetan di Jakarta sulit dihindari (Ist)

JAKARTA–Ketua Indonesia Traffic Watch Edison Siahaan berharap, Irjen Pol Asep Edi Suheri yang baru dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Karyoto bisa membuat terobosan baru guna mengatasi rumitnya persoalan lalu lintas di Jakarta.

“Warga Jakarta sudah stres akibat kemacetan lalu lintas yang tak kunjung teratasi. Tak salah jika dalam kepemimpinan beliau (Irjen Asep Edi) masyarakat berharap ada terobosan baru guna mengatasi kemacetan yang sudah menjadi persoaan klasik tersebut,” kata Edison Siahaan saat dihubungi, Selasa (19/8).

Edison mengakui, mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta bukan hal yang mudah mengingat saat ini jumlah kendaraan sudah melebihi kapasitas jalan yang tersedia. Akan tetapi, sambungnya, kedepan harus ada upaya untuk perbaikan.

“Saya melihat penugasan Kapolda Metro Jaya yang baru ini belum pernah bersinggungan dengan persoalan lalu lintas. Tapi itu bukan masalah, yang penting beliau bisa bekerja sama dengan pemda serta Stakeholder lalu lintas lainnya,” katanya.

Lebih jauh, Edison mengatakan, dalam kondisi persoalan lalu lintas yang sudah sangat kompleks saat ini, Kapolda Metro Jaya harus menjadi tonggak perubahan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltiblancar lantas).

“Sekali lagi, kita berharap Kapolda Metro Jaya yang baru ini menaruh perhatian serius terhadap kamseltiblancar lantas. Beliau harus tancap gas atasi kemacetan Jakarta,”katanya.

Edison mengusulkan, langkah pertama yang bisa dilakukan mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta, menodorong upaya mengendalikan populasi kendaraan bermotor hingga jumlahnya ideal dgn ruas panjang jalan yg ada.

“Sebagai contoh, menetapkan kepemilikan kendaraan harus disertai dgn kelengkapan garasi sebagai persyaratan. Bukan hanya melakukan pembatasan gerak kendaraan seperti ganjil genap dan lainnya,”katanya.

Diingatkan Edison, kondisi lalulintas yang tidak terkendali cenderung akan menimbulkan konflik. Disebut, bisa memunculkan aksi demo bahkan bentrokan antara pengemudi angkot resmi dengan kendaraan berbasis aplikasi.

“Kemacetan tak hanya membuat warga stres tapi lebih jauh, bisa juga memicu kemarahan yang berujung pada gangguan kamtibmas,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

PAKAR Minta Kapolda Jateng Ikut Dievaluasi Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Bukan Sekadar Mengamankan, Polisi Tebar Kehangatan di Apel Solidaritas Palestina di Monas
Dari Bundaran HI, Kabid Humas Polda Metro Ingatkan Deklarasi Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni
Kapolda Metro: Kedepankan Dialog, Layani Penyampaian Aspirasi secara Humanis
Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Kedepankan Edukasi dan Pencegahan
Rangkul Pahlawan Keluarga, Kapolda Metro Jaya Titip Pesan Keselamatan untuk Pengemudi Ojol
Dari Spanduk di Patung HI ke Polda Metro, Status Enam Aktivis Greenpeace Dipertanyakan
TNI-Polri Kawal Penyampaian Aspirasi, Dialog Jadi Prioritas

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 19:30 WIB

Ketika Rony Samtana Tarigan Mengubah Ukuran Prestasi Polisi

Friday, 2 October 2026 - 16:26 WIB

Dari Cover Boy ke Kursi Kapolri: Babak Baru Suyudi Ario Seto

Friday, 28 August 2026 - 16:34 WIB

Saat Jakarta Riuh, Budi Hermanto Tetap Berdiri di Depan

Thursday, 6 August 2026 - 00:48 WIB

Menakar Asa Geng Akpol ’94 di Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara

Sunday, 2 August 2026 - 16:55 WIB

Bursa Calon Kapolri 2026: Dua Jenderal “Geng 94” Santer Disebut Masuk Radar Istana

Sunday, 2 August 2026 - 15:07 WIB

Komjen Asep Edi Suheri “Kuda Hitam” di Bursa Calon Kapolri

Thursday, 9 July 2026 - 19:56 WIB

Sorot Dugaan Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum, SETARA- Institute: Presiden Mesti Turun Tangan Tentara Bukan Tameng Koruptor

Wednesday, 10 June 2026 - 14:37 WIB

Gelar Doktor di Depan Nama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Dipersoalkan

Berita Terbaru