Kapolda Karyoto Ingatkan Orang Tua  Pantau Kegiatan dan Pergaulan Anak 

Wednesday, 10 January 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto melaksanakan kunjungan ke Pos Satkamling RW. 04 Kramat Jl. Kramat Pulo Raya GG. 10 RT. 2 RW. 4 Kramat Senen Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa (09/01/2024) malam. Kunjungan ini  merupakan salah satu kegiatan Polda Metro Jaya dalam mencegah suatu tindakan melanggar hukum di lingkungan Polda Metro Jaya dan sekitarnya.

Hadir dalam kunjungan itu, Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Badya Wijaya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0501/JP Letkol Inf Bangun I.E. Siregar, Camat Senen Rony Jatmiko dan perwakilan dari BNNK Jakarta Pusat AKBP Desi.

Dalam arahanya Kapolda Karyoto mengatakan,  peran orang tua dan tokoh masyarakat sangat penting dalam memantau anak melakukan hal negatif. Khusus orang tua harus bisa membatasi atau mencegah kegiatan anak melalui alat kontrol yang paling gampang dalam memantau anak adalah HP.

Banyak korban meninggal akibat tawuran adalah remaja yang masih SMA. Kata Kapolda segala sesuatu yang berkaitan dengan anak merupakan tanggungjawab utama orang tua.

“Sebagai orang tua harus tau kebiasaan anak kita, sedang apa dimana dan dengan siapa dia beragaul. Saya sudah memerintahkan kepada Dirkrimsus untuk mencari orang atau kelompok yang suka menghasut anak-anak kita untuk melakukan tawuran,” tegasnya.

Kapolda Karyoto juga memerintahkan agar para Bhabinkamtibmas untuk menghidupkan kembali Pos Kamling di wilayah masing-masing. Sebab, pos kamling merupakan suatu wadah untuk silahturahmi, saling kenal dan bertukar informasi sebagai cara untuk meredam suatu tindakan yang melanggar hukum.

“Di setiap pos kamling harus ada nomer teleon Kapolsek atau Bhabinkamtibmas untuk dihubungi oleh masyarakat setiap saat. Komunikasi merupakan cara paling efektif untuk meredam suatu tindakan melanggar hukum,” tuturnya.

“Apabila semua masyarakat dapat bertindak menjadi polisi untuk dirinya sendiri maka akan tercipta situasi yang aman dan kondusif,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu Kapolda Karyoto juga memberikan bantuan 7 buah speaker portable, 7 barcod kamtibmas dan 2 senter kepada kelurahan setempat. Kapolda juga menerima 69 senjata tajam alat tawuran dari masyarakat untuk diamankan pihak kepolisian. 

Kapolda Karyoto juga berpesan terkait Pemilu 2024 agar saling menghargai dan menghormati pilihan satu sama lain. Sebab,  Pemilu merupakan pesta demokrasi sehingga harus dilaksanakan dengan bahagia dan aman.

“Siapa pun yang menang harus kita hargai dan kita dukung demi kemajuan Indonesia ke depan. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing,” pungkasnya.(Tom/Tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jaksel, JMP: Mestinya Polisi Periksa Sistem Keamanan Hotel
Kapolda: Capaian Institusi Polri Tak Terlepas Dari Pondasi Kokoh Yang Dibangun Para Purnawirawan
ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?
Polri Semakin Dipercaya, Begini Tanggapan Ketua Jurnalis Mitra Polri
Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, SETARA Institute: Ini Berbahaya!
Bukan Perlakuan Khusus, Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang
Hotman Paris Versus Rasman Arif Nasution, Kalapas Cipinang Dituding Diskriminasi Tempatkan Rasman di Sel Khusus
Kapolri Diminta Turun Tangan! Ada Dugaan Monopoli Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Korlantas

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 20:19 WIB

Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat

Thursday, 13 August 2026 - 13:45 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara

Wednesday, 12 August 2026 - 17:04 WIB

Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Saturday, 8 August 2026 - 19:40 WIB

Merawat Persatuan di Bawah Tugu Monas: Riuh Rendah Apel Kebangsaan dan Senyum Sehat Warga

Saturday, 8 August 2026 - 15:51 WIB

9 Pegiat Media Sosial Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Hoaks Demo Agustus

Saturday, 8 August 2026 - 15:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, Kapolda Metro Jaya: Menjaga Jakarta Berarti Menjaga Indonesia

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Berita Terbaru