Polisi Terus Dalami Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Hari Ini Giliran Pegawai KPK Diperiksa

Thursday, 12 October 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simajuntak

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simajuntak

JAKARTA–Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan pemerasan yang diduga dilakukan pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Hari ini, Kamis (12/10/2023) penyidik Ditreskrimsus dikabarkan memeriksa tiga orang saksi tambahan, satu diantaranya pegawai KPK.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak membenarkan pihaknya hari ini memeriksa tiga orang saksi tambahan dalam kasus tersebut. “Tiga orang saksi tambahan lagi akan diperiksa,” kata Ade Safri kepada wartawan, Kamis (12/10/2023).

Terkait ada satu saksi dari pegawai KPK juga dibenarkam Kombes Ade Safri. Namun dia tidak menjelas siapa pegawai KPK yang diperiksa penyidik dalam kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK itu. “Salah satunya adalah pegawai KPK,” ujarnya.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah meningkat status kasus pemerasan terhadap mantan Mentan dari penyelidikan ketahap penyidikan. Peningkatan status ini dipituskan setelah penyidik melakukan gelar perkara didukung saksi dan bukti yang cukup.

Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo selaku korban pemerasan yang diduga dilakukan pimpinan KPK telah tiga kali diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Penyidik juga telah memeriksa Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang disebut sebut sebagai penghubung pertemuan Syahrul Yasin Limpo dengan pimpinan KPK

Meski kasus dugaan pemerasan sejak Agustus 2023 telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, namun kasusnya baru mencuat ke permukaan setelah beredarnya foto pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan mantan Mentan itu.

Sementara itu, Syahrul Yasin Limpo yang terseret kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mantan Mentan itu diduga terlibat dugaan korupsi promosi jabatan di lingkungan Kementan. Hanya saja, hingga saat ini, Yasin Limpo belum menjalani pemeriksaan di KPK

Selain Syahrul Yasin Limpo, KPK juga menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono serta Direktur Alat Mesin Pertanian Muhammad Hatta dalam kasus korupsi tersebut. Bahkan tersangka Kasdi telah resmi ditahan KPK. (tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital
Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya
JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!
Penanganan Kasus Eks Jampidsus Mengkhawatirkan, SETARA Institute Desak Presiden Alihkan Perkara ke KPK
Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal
Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”
Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga
Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Wednesday, 5 August 2026 - 20:50 WIB

JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!

Wednesday, 5 August 2026 - 15:48 WIB

Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal

Tuesday, 4 August 2026 - 22:43 WIB

Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”

Tuesday, 4 August 2026 - 17:58 WIB

Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga

Monday, 3 August 2026 - 22:45 WIB

Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Saturday, 1 August 2026 - 21:29 WIB

Viral Pagar Tinggi Mal, Astamaops Polri Fadil Imran: Warga Jangan Bangun Narasi Kecemasan

Berita Terbaru