Dari Drop Box ke Media Sosial, Begini Modus Jaringan Etomidate yang Dibongkar Polda Metro

Friday, 14 August 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David (FOTO: ISTIMEWA)

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David (FOTO: ISTIMEWA)

JAKARTA–Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar laboratorium rahasia (clandestine lab) yang memproduksi narkotika golongan II jenis etomidate. Laboratorium tersebut berada di dua apartemen di wilayah Tangerang, Banten, dan Jakarta Utara, serta diduga menjadi bagian dari jaringan narkotika internasional.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan pengungkapan bermula dari penindakan di Apartemen Tokyo Riverside, Kabupaten Tangerang. Dari lokasi itu, polisi kemudian mengembangkan penyelidikan hingga ke Apartemen Gold Coast di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (9/8).

“Dalam operasi ini, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal China yang bertindak sebagai pembuat sekaligus pengedar,” kata David dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut David, pelaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar satu bulan. Dalam kurun waktu itu, sedikitnya 15.000 cartridge vape yang mengandung etomidate telah diedarkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita 350 cartridge etomidate siap pakai serta 2,8 kilogram bahan baku yang digunakan untuk memproduksi narkotika tersebut.

Jumlah bahan baku yang ditemukan bukan perkara kecil. Polisi memperkirakan 2,8 kilogram bahan tersebut dapat diolah menjadi sekitar 14.000 cartridge vape berisi etomidate. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bahan baku itu diketahui diimpor dari Vietnam.

Untuk mengelabui petugas, laboratorium dirancang sedemikian rupa di dalam kamar apartemen. Ruangan produksi dibuat menyerupai hunian biasa sehingga keberadaannya tidak mudah dicurigai.

Sementara untuk menjangkau konsumen, pelaku menggunakan pola pemasaran melalui sistem drop point atau drop box. Komunikasi dan transaksi dilakukan dengan memanfaatkan media sosial.

David mengimbau masyarakat ikut berperan dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan indikasi peredaran gelap narkotika di lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi narkotika demi melindungi generasi muda Indonesia dari dampak penyalahgunaan zat terlarang.

Saat ini, tersangka, barang bukti, serta seluruh peralatan pendukung produksi telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut terhadap tersangka.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : HUMAS PMJ

Berita Terkait

Kampung Bahari Digerebek Lagi, Tapi Narkoba Tak Pernah Pergi: Sampai Kapan?
Misteri Pemeriksaan Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh: Belum Ada Keterangan Resmi, Publik Menanti
Lindungi Generasi Muda, Polsek Tambora Ringkus 2 Pengedar, 1 Kg Sabu dan Ribuan Obat Keras Disita
Bukan Main Sendiri, Ini Fakta Baru Aksi Nekat Kopilot MSO Bawa Puluhan Ribu Ekstasi ke Jakarta
Polda Kalses Bongkar Penyelundupan 32 Kg Sabu, Sindikat Internasional Fredy Pratama Kembali Terpojok
Jaringan Narkoba Riau-Sumsel Dibongkar! Bareskrim Sita 86 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Bareskrim Polri Patahkan Sayap Pilot Malaysia, Misi Penyelundupan 25 Kg Ekstasi Kandas
Sasar Jakarta, Polda Metro Gagalkan Peredaran Ribuan Cartridge Etomidate Jaringan Internasional

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 13:45 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara

Wednesday, 12 August 2026 - 17:04 WIB

Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Wednesday, 12 August 2026 - 16:53 WIB

Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Apakah Akan Menguak Tabir Penyebab Kematian?

Saturday, 8 August 2026 - 15:51 WIB

9 Pegiat Media Sosial Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Hoaks Demo Agustus

Saturday, 8 August 2026 - 15:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, Kapolda Metro Jaya: Menjaga Jakarta Berarti Menjaga Indonesia

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Wednesday, 5 August 2026 - 20:50 WIB

JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!

Berita Terbaru