Terungkap! 7 Bom Dibawa ke SMAN 72, 4 Meledak di Lokasi, Densus 88 Dalami Keterkaitan Terduga Pelaku Dengan Jaringan Teroris Tertentu

Monday, 10 November 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengatakan ada tujuh peledak yang diduga dibawa terduga pelaku insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) siang. Informasi itu disampaikan Juru Bicara Densus 88 AKBP Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, Senin.

“Benar bahwa ditemukan tujuh peledak. Untuk jenisnya telah diketahui,” kata Juru Bicara Densus 88 AKBP Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, Senin (10/11).

Dkatakan, dari tujuh peledak tersebut, empat di antaranya berstatus aktif dan ditemukan di dua titik berbeda di sekitar area sekolah. Meski begitu, ia tidak membeberkan detail teknis mengenai jenis atau bentuk peledak tersebut.

Saat ini Densus 88 masih mendalami kemungkinan keterkaitan terduga pelaku dengan jaringan teror tertentu. Proses penelusuran dilakukan lewat berbagai aspek, mulai dari motif hingga aktivitas media sosial terduga pelaku.

“Penyelidikan atas aktivitas media sosial terduga pelaku juga tengah dilakukan. Hal itu untuk menelusuri kemungkinan pelaku pernah bergabung dalam grup atau komunitas daring yang memiliki afiliasi dengan kelompok teror tertentu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Dijaga Pasukan Militer

SMAN 72 Jakarta yang berada di dalam Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara masih dijaga ketat oleh anggota Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM TNI AL) setelah insiden ledakan pada Jumat 7 November lalu.

Seperti dilansir Beritakan.Com, pantauan di lokasi pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan suasana sekolah masih sepi tanpa aktivitas para siswa. Awak media juga belum diperbolehkan masuk ke area sekolah. Satu unit minibus Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) tampak terparkir di halaman depan.

Tak lama kemudian, sebuah mobil Kepolisian bertanda “Psikologi Kepolisian” tiba dan personelnya langsung masuk ke dalam kompleks sekolah.
Di sisi lain, orang tua siswa SMAN 72 Jakarta, Djumiaty Hatong, menjelaskan bahwa putrinya yang duduk di kelas XI mengikuti pertemuan daring berisi materi pemulihan dan persiapan mental sebelum kembali belajar di sekolah.

“Tadi, saya juga mengikuti upacara Hari Pahlawan secara online juga,” ujar Djumiaty.

Ia bercerita bahwa sang anak mengalami trauma karena saat ledakan terjadi baru saja selesai mengikuti kegiatan keputrian di dekat masjid. Putrinya juga mengalami gangguan pendengaran akibat suara ledakan.

“Setiap malam anak saya masih suka menangis mengingat kejadian itu, ingat teman-temannya yang terluka,” tambahnya.

Djumiaty menyebut sesi trauma healing online ini sangat membantu, baik untuk anaknya maupun siswa lain. Menurutnya, ini menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi psikologis para pelajar.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Polda Metro Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian Pedagang Kaca di Pejompongan
Lima Jurnalis Masih Dalam Pencarian di Selat Sunda, Polda Metro Gelar Doa Bersama
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol
43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab
Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol
IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?
PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan
Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 14:47 WIB

Tergoda Upah Puluhan Juta, Pria Asal Medan Terjerumus Jadi Kurir 5 Kg Sabu

Monday, 14 September 2026 - 07:51 WIB

Dari Mobil Dinas ke Jaringan Malaysia, Advokat Perempuan Diduga Jadi Mata Rantai Narkoba

Thursday, 3 September 2026 - 15:34 WIB

Razia Malam di Tamansari Ungkap Peredaran Obat Keras, Polisi Kejar Dua Pemasok

Wednesday, 26 August 2026 - 10:16 WIB

Bareskrim Bongkar Jejak Permen Narkoba dari Inggris, Satu Nama Dipakai Empat Kali

Friday, 21 August 2026 - 14:01 WIB

PAKAR: Zero Tolerance Kapolda Sumbar Harus Jadi Gerakan Bersama Berantas Narkoba

Thursday, 20 August 2026 - 22:08 WIB

Buron Usai Penggerebekan THM Batam, Basri Lewaimang Dibekuk di Malaysia

Friday, 14 August 2026 - 12:51 WIB

Dari Drop Box ke Media Sosial, Begini Modus Jaringan Etomidate yang Dibongkar Polda Metro

Friday, 14 August 2026 - 11:36 WIB

Kampung Bahari Digerebek Lagi, Tapi Narkoba Tak Pernah Pergi: Sampai Kapan?

Berita Terbaru