Anggota DPR RI Rahmad Handoyo Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Cepogo, Boyolali

Monday, 18 March 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V, Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar  kebangsaan di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin 18 Maret 2024

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V, Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin 18 Maret 2024

Boyolali–Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V, Rahmad Handoyo menggelar sosialisasi empat pilar  kebangsaan di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin 18 Maret 2024.

Dalam sambutannya, Handoyo dihadapan puluhan kaum ibu serta warga desa lainnya, mengatakan bahwa sosialisasi empat pilar perlu dipahami warga secara benar sebab nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan merupakan pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah pembelajaran tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,’’ ungkap Handoyo.

Dalam praktek kehidupan sehari-hari, empat pilar memberi pedoman kepada masyarakat  bagaimana  meningkatkan kesadaran kita tentang kehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat.

“Sikap Gotong royong, toleransi, kerukunan dan hidup berdampingan merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan,” katanya.

Menurutnya, segenap komponen stakeholders bangsa harus senantiasa menggelorakan rasa kebangsaan, semangat kebangsaan dan paham kebangsaan sebagai suatu terapi ideologis bagi upaya pembentukan tekad, sikap dan tindakan untuk menjamin tetap tegak dan lestarinya NKRI.

Selain sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila juga menjadi sumber dari segala sumber hukum.

“Hal itu mengamanatkan, bahwa Pancasila adalah inti terdalam yang menjadi sumber penyusunan semua produk hukum. Sehingga semua peraturan perundang-undangan harus selaras, tunduk, dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Lebih jauh Handoyo mengatakan,  kegiatan sosialisasi empat pilar yang dilakukan secara rutin, bertujuan membekali masyarakat akan pentingnya pengetahuan dasar negara dan ideologi, juga memberikan stimulan ekonomi melalui bantuan dan program pemberdayaan.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita akan semakin memahami kedudukan Pancasila sebagai sumber segala sumber hukum. Sehingga semua produk hukum yang kita hasilkan tidak menyimpang apalagi bertentangan dengan Pancasila,” katanya.

Ditambahkan Handoyo, sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah program pemerintah yang cukup penting, dikarenakan berperan membangun kesadaran setiap warga negara untuk berbangsa dan memegang teguh ideologi negara. (tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sorot Dugaan Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum, SETARA- Institute: Presiden Mesti Turun Tangan Tentara Bukan Tameng Koruptor
Gelar Doktor di Depan Nama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Dipersoalkan
Petrus Salestinus Bongkar Kebohongan Jokowi Terkait Usul Insiatif Revisi UU KPK. Ngeri! Ada Hidden Agenda “Membunuh’ KPK
Wartawan Menulis: Apa Kabar Komisi Percepatan Reformasi Polri ?
Kisah Panji, Anak Penjual Gorengan yang Lolos Jadi Polisi Brimob Tanpa Biaya
Jadi Taruni AKPOL, AKP Kharisma Arbita Bangsa Merasa Tersesat
Barata Berahmana: Ironi Sekolah Unggulan, Tangga Menggenggam Dunia Bagi yang Kaya, Mimpi Karam Untuk yang Tak Punya
Penggiat Budaya Barata Brahmana: Pendidikan Berubah Menjadi Komoditas, Negara Harus Hadir

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 12:10 WIB

Bareskrim Polri Patahkan Sayap Pilot Malaysia, Misi Penyelundupan 25 Kg Ekstasi Kandas

Monday, 27 July 2026 - 13:48 WIB

Komitmen Bersih-Bersih Polri: Tidak Ada Tempat bagi Oknum Polisi Pemain Narkoba

Monday, 27 July 2026 - 12:16 WIB

Pagar Makan Tanaman: Kasat Narkoba Tangsel dan 7 Polisi Terciduk Kasus Narkoba

Tuesday, 7 July 2026 - 19:30 WIB

Terungkap! Eks Kapolres Bima Kota Berangkatkan Keluarga Umrah Pakai Uang Setoran Narkoba

Sunday, 5 July 2026 - 14:08 WIB

Bripda Nopandri, Polisi Pemberani yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Sunday, 5 July 2026 - 14:02 WIB

Bareskrim Berduka! Bripda Nopandri yang Hilang saat Gerebek Narkoba di Katingan Ditemukan Gugur

Thursday, 2 July 2026 - 17:50 WIB

Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penyergapan Bandar Narkoba di Desa Tumbang, Kalteng

Thursday, 2 July 2026 - 17:27 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Modus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand

Berita Terbaru