Polda Kalses Bongkar Penyelundupan 32 Kg Sabu, Sindikat Internasional Fredy Pratama Kembali Terpojok

Tuesday, 4 August 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Kalsel H Muhidin dan anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menunjukkan barang bukti narkotika yang disita. (ANTARA)

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Kalsel H Muhidin dan anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menunjukkan barang bukti narkotika yang disita. (ANTARA)

JAKARTA–Di balik tabir gelap sindikat narkotika internasional, nama Fredy Pratama masih tercatat sebagai buron prioritas tertinggi dalam daftar Red Notice Interpol,

Diduga sang gembong bersembunyi di balik benteng alam hutan terpencil di perbatasan Thailand-Myanmar dengan perlindungan kartel lokal.

Meski kepalanya bersembunyi dalam gelap, tangan-tangan gurita sindikatnya terus bergerak liar di bumi nusantara. Namun, perlahan tapi pasti, lingkaran hitam itu mulai memperlihatkan celah.

Operasi Senyap di Bumi Lambung Mangkurat

Tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan baru saja merobek salah satu lapis pertahanan jaringan sang buron kelas kakap.

Berdasarkan laporan intelejen di lapangan, operasi senyap digulirkan menyusul bisikan informasi masyarakat tentang adanya pergerakan kargo haram berskala besar menuju Banjarmasin.

Di bawah komando Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, Kasubdit 2 AKBP Juper Lumban Toruan memimpin langsung penyelidikan mendalam untuk mengendus target di sebuah hotel di Banjarmasin pada pertengahan Juli 2026 lalu.

Hasilnya, Dua tersangka yakni KA (Warga Surabaya) dan RN (Warga Bandar Lampung) diringkus tanpa perlawanan. Turut disita barang barang bukti 32 paket sabu-sabu dalam kemasan teh Cina yang disembunyikan dalam tas besar.

Benang Merah Jaringan Lintas Provinsi

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam keterangannya di Banjarbaru mengungkapkan fakta di balik interogasi intensif terhadap kedua kurir tersebut.

“Hasil interogasi, kedua tersangka masuk dalam jaringan Fredy Pratama yang terhubung dari Jakarta, Kalimantan Barat, hingga ke Banjarmasin.” ungkap Kapolda

Saat ini, Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kalsel terus menarik ulur benang merah penyelidikan guna membongkar aktor-aktor intelektual lain yang bersembunyi di balik jaringan ini.

Keberhasilan demi keberhasilan ini turut mendapat apresiasi langsung dari Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, yang menilai langkah tegas Polda Kalsel sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat sekaligus mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Runtuhnya Satu Per Satu Orang Kepercayaan

Pergerakan aparat penegak hukum Indonesia tidak hanya menyasar para kurir di lapangan. Ruang gerak sang mastermind kini semakin dipersempit melalui penangkapan orang-orang terdekatnya.

Sebelumnya, gembong keuangan sindikat ini—Franz Antoni alias Frans Antoni—akhirnya berhasil diseret keluar dari persembunyiannya.

Buron sejak 12 November 2023, Frans hidup nomaden di Thailand, mulai dari kawasan elit Phattanakan hingga menetap hampir dua tahun di daerah Narasiri, Bangkok.

Diringkus di Malaysia pada Kamis (18/6) dan langsung dievakuasi ke Bareskrim Polri di bawah komando Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso melalui instrumen Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Tergoda Upah Puluhan Juta, Pria Asal Medan Terjerumus Jadi Kurir 5 Kg Sabu
Dari Mobil Dinas ke Jaringan Malaysia, Advokat Perempuan Diduga Jadi Mata Rantai Narkoba
Sindikat Narkoba Bersenjata Api di Bekasi Jadi Sinyal Merah bagi Aparat
Razia Malam di Tamansari Ungkap Peredaran Obat Keras, Polisi Kejar Dua Pemasok
Bareskrim Bongkar Jejak Permen Narkoba dari Inggris, Satu Nama Dipakai Empat Kali
PAKAR: Zero Tolerance Kapolda Sumbar Harus Jadi Gerakan Bersama Berantas Narkoba
Buron Usai Penggerebekan THM Batam, Basri Lewaimang Dibekuk di Malaysia
Dari Drop Box ke Media Sosial, Begini Modus Jaringan Etomidate yang Dibongkar Polda Metro

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 20:39 WIB

Polda Metro Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian Pedagang Kaca di Pejompongan

Tuesday, 8 September 2026 - 13:45 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol

Monday, 7 September 2026 - 22:21 WIB

43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab

Monday, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Saturday, 5 September 2026 - 14:55 WIB

IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?

Saturday, 5 September 2026 - 11:58 WIB

PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan

Thursday, 3 September 2026 - 20:42 WIB

Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Thursday, 3 September 2026 - 20:14 WIB

Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri

Berita Terbaru