Polda Metro Jaya Bertabur Bintang, Pangkat Naik, Pelayanan Harus Ikut Naik

Thursday, 3 September 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua setelah mendapat kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.(Foto: Ist)

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua setelah mendapat kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.(Foto: Ist)

JAKARTA – Bintang di pundak pimpinan Polda Metro Jaya bertambah. Pertanyaannya, apakah pelayanan kepada warga akan ikut meningkat?

Pertanyaan itu mengemuka setelah Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono naik pangkat menjadi Irjen Pol. Tiga pejabat utama lainnya—Irwasda Sri Satyatama, Karo Ops Laode Aries El Fathar, dan Karo Rena Teguh Tri Sasongko—juga naik dari Kombes menjadi Brigjen Pol.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri juga naik dari Irjen menjadi Komjen Pol.

Penguatan struktur tersebut tentu membawa ekspektasi publik yang lebih besar. Sebab, bertambahnya bintang seharusnya bukan hanya soal pangkat, tetapi juga peningkatan tanggung jawab dan kualitas pelayanan.

Kriminolog Universitas Budi Luhur, Syarif Hidayat Pangorieseng, menilai ukuran keberhasilan kepolisian bukan jumlah bintang di pundak pejabat, melainkan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Bagi masyarakat, yang penting bukan berapa bintang di pundak pejabat. Yang penting adalah apakah polisi menjadi lebih cepat merespons, lebih mudah memberikan pelayanan, dan lebih mampu mencegah gangguan keamanan,” kata Syarif.

Menurutnya, kompleksitas Jakarta membutuhkan kepolisian yang semakin kuat dalam deteksi dini, pencegahan, hingga respons terhadap laporan masyarakat.

Karena itu, penguatan di tingkat Polda harus terasa sampai Polres dan Polsek. Kecepatan merespons laporan, kemudahan pelayanan, pencegahan kejahatan, serta profesionalitas penegakan hukum harus ikut meningkat.

“Jangan sampai penguatan hanya terlihat di tingkat pimpinan. Dampaknya harus sampai ke kewilayahan,” ujarnya.
Bintang Bertambah, Tuntutan Meningkat

Kenaikan pangkat tersebut salah satunya berkaitan dengan penyetaraan posisi keamanan Jakarta dengan Pangdam Jaya yang juga mengalami kenaikan satu tingkat.

Namun, bagi warga, penguatan struktur baru memiliki arti jika diikuti perubahan yang nyata.
Syarif menegaskan, bertambahnya bintang berarti bertambah pula tanggung jawab kepada publik.

“Bintang bertambah, tuntutan publik juga bertambah,” tegasnya.

Menurut dia, masyarakat tidak akan mengukur keberhasilan dari pangkat pejabat. Ukurannya sederhana: polisi lebih cepat hadir, lebih responsif, pelayanan lebih mudah, pencegahan kejahatan lebih efektif, dan rasa aman meningkat.
Karena itu, kenaikan pangkat pimpinan Polda Metro Jaya harus menjadi momentum memperkuat pelayanan dari tingkat Polda hingga kewilayahan.

Jangan sampai yang berubah hanya jumlah bintang di pundak, sementara yang dirasakan warga tetap sama. Sebab, bagi masyarakat, bintang bukan sekadar pangkat—melainkan tanggung jawab.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Catatan Kritis SETARA Rusuh 27 Agustus: Hak Demonstrasi Warga Harus Dilindungi
Kapolda Sumbar: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Integritas Insan Bhayangkara
Korban Keracunan MBG Belum Pulih, Dua Advokat Muda Asal Berastagi Siap Tempuh Jalur Hukum
Jelang HUT ke-78 Polwan, Polwan Polda Metro Jaya Kompak Gelar Aksi Bersih-Bersih
Kasus Keracunan MBG Berastagi Memanas, Eris Rinaldy Serukan Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum
Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jaksel, JMP: Mestinya Polisi Periksa Sistem Keamanan Hotel
Kapolda: Capaian Institusi Polri Tak Terlepas Dari Pondasi Kokoh Yang Dibangun Para Purnawirawan
ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Kompolnas Minta Polda Metro Bongkar Otak Kericuhan 27 Agustus, Jejak Dana Diburu

Thursday, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Hangatnya Pertemuan Kapolri dengan Pramuka: “Kakak Kapolri Ini Juga Anggota Pramuka”

Wednesday, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Sebar Dua Sketsa, Polisi Persempit Pencarian Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Penjual Cermin di Pejompongan

Tuesday, 1 September 2026 - 14:13 WIB

Pascarusuh DPR, Kapolda Metro Jaya Jenguk Dua Polisi dan Pengemudi Ojol yang Terluka

Tuesday, 1 September 2026 - 13:57 WIB

49 Jadi Tersangka Kerusuhan DPR, Polda Metro Jaya Petakan Peran Pelaku

Monday, 31 August 2026 - 14:50 WIB

Kapolri Geser Ratusan Perwira, Jabatan Strategis Mabes hingga Kapolda Berganti

Saturday, 29 August 2026 - 20:53 WIB

PAKAR: Satu Nyawa Hilang di Penjompongan, Pengusutan Rusuh 27 Agustus Tak Boleh Setengah Hati

Friday, 28 August 2026 - 15:30 WIB

Kejar Deadline 15 Desember, PAKAR Minta DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Berkualitas

Berita Terbaru