Genggam Filosofi “Ain Ni Ain”, Perawat Asal Ujung Timur Negeri Verawati Fofid Bersinar di HKN ke-61

Friday, 14 November 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menegaskan bahwa penganugerahan Piagam ini, merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan sepenuh hati.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menegaskan bahwa penganugerahan Piagam ini, merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan sepenuh hati.

Perjalanan Vera menuju penghargaan ini tidak mudah. Ia harus bersaing dengan puluhan tenaga kesehatan lainnya dalam seleksi ketat di tingkat provinsi. Alhasil dari hasil seleksi itu,Vera terpilih mewakili Provinsi Maluku, dan dinobatkan sebagai perawat yang memiliki ‘Dedikasi Pengabdian dan Pemanfaatan bagi Masyarakat’.
JAKARTA–Suasana haru dan bangga menyelimuti peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, pada Rabu, 12 November 2025.

Dalam momen penuh makna itu, Verawati Fofid, A.Md. Kep, seorang perawat yang berdinas di Puskesmas Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, resmi menerima Tanda Kehormatan Piagam penghargaa dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Penghargaan bergengsi itu diberikan kepada para pegawai negeri sipil (PNS) yang telah mengabdi selama lebih dari satu dekade dengan dedikasi tanpa cela di bidang kesehatan.

Bagi Vera, penghargaan ini bukan sekadar penghargaan tetapi simbol perjuangan panjang dan ketulusan hati melayani masyarakat di wilayah kepulauan yang kerap jauh dari sorotan.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk kedua orang tua, keluarga besar, Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, serta semua tenaga kesehatan di Provinsi Maluku,” tutur Vera dengan mata berkaca-kaca usai menerima penghargaan.

Perjalanan Vera menuju penghargaan ini tidak mudah. Ia harus bersaing dengan puluhan tenaga kesehatan lainnya dalam seleksi ketat di tingkat provinsi. Alhasil dari hasil seleksi itu,Vera terpilih mewakili Provinsi Maluku, dan dinobatkan sebagai perawat yang memiliki ‘Dedikasi Pengabdian dan Pemanfaatan bagi Masyarakat’.

“Saya terpilih sebagai perawat berdedikasi dan bermanfaat bagi masyarakat tingkat Provinsi Maluku. Ini hasil kerja keras dan doa yang tulus,” ujarnya dengan senyum bangga.

Sosok yang dikenal rendah hati di lingkungan Puskesmas Debut itu menegaskan, dirinya tak pernah memikirkan imbalan materi atas pengabdiannya. Ia hanya berpegang teguh pada filosofi hidup masyarakat Kei, “Ain ni Ain” saling membantu tanpa melihat suku, ras, atau agama.

“Itulah marwah yang saya junjung. Pengabdian bukan soal pamrih, tapi tentang kemanusiaan,” ungkapnya.

Meski telah menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan, Vera menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah akhir perjuangannya. Justru, ia melihatnya sebagai awal dari babak baru pengabdian.

“Ini bukan akhir, tapi awal perjuangan baru untuk terus meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil,” katanya penuh semangat.

Dalam kesempatan yang sama, Vera juga menyampaikan harapannya agar Kemenkes RI lebih memperhatikan fasilitas kesehatan di Maluku, terutama Puskesmas yang masih terbatas dalam sarana dan prasarana.

“Semoga dengan momentum ini, perhatian terhadap fasilitas tenaga kesehatan di tingkat provinsi hingga puskesmas makin meningkat,” ujarnya berharap.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menegaskan bahwa penganugerahan Piagam ini, merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan sepenuh hati.

“Penganugerahan ini bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-61 bertema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat. Para penerima penghargaan adalah teladan bagi bangsa,” ujar Budi.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, nama Vera menjadi simbol inspirasi bagi tenaga kesehatan lain di tanah Kei.

Pengabdian perempuan yang dikenal ramah itu kini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga besar Fofid, tetapi juga masyarakat Maluku Tenggara.

“Saya bersyukur bisa membawa nama daerah saya ke tingkat nasional. Semoga semangat ini menular ke tenaga kesehatan lain,” tutup Vera dengan senyum haru**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Berstatus Tersangka, Firli Raih Gelar Doktor Hukum, PAKAR: Kapan Giliran Polda Tuntaskan Perkaranya?
Ujian Pertama Profesor Dadang: Menembus Tembok Tebal Kasus Firli Bahuri
Police Women Run di Bukittinggi, Kapolda Sumbar Ingin Sejarah dan Wisata Ikut Berlari
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Dasco: Karya dan Pengabdiannya Akan Tetap Dikenang
Saat Adik Berhadapan dengan Hukum, Keluarga Komjen Pol (Purn) Fadil Imran Pilih Tak Intervensi
Wadirlantas Bayar Denda ETLE, PAKAR: Jangan Sampai Humanisme Menenggelamkan Penegakan Hukum
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Charlie Chandra Soroti Pembatalan SHM 5/Lemo dan Terbitnya SHGB Baru
Satgas Pangan Polda Metro Turun ke Pasar, Harga Beras di Ciracas Sesuai HET

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru